vLadMr

mind repost…

Korek Harian New Shogun 125 SP atau Axelo Tanpa Bore Up

with one comment

Belum juga odometer menunjukkan angka 500 km, Robby Wahyudi tak segan upgrade Suzuki Axelo 125 yang baru seminggu berada di garasi rumah. Paket racikan Ultraspeed di Jl. Cipto Mangunkusumo No.42, Ciledug, Tangerang jadi rujukan kali ini. “Masih buat dipakai harian soalnya, paling sama turing, jadi memang enggak mau terlalu ekstrem,” terang Robby yang hobi travelling dan naik gunung ini.

Rahasianya ada di jeroan internal ruang bakar, yang dikomposisi dengan durasi camshaft sepadan. Maka dari itu, piston Izumi berdiameter 53,5 mm menggantikan piston asli. Ukuran memang masih sama dengan aslinya, hanya beda konstruksi saja. “Kelebihannya bentuk kepala piston lebih menonjol, jadi kompresi lebih tinggi (gbr.1),” terang Choky, mekanik andalan Ultraspeed yang kebagian tanggung jawab.

Korek Harian New Shogun 125 SP dan Axelo  Korek Harian New Shogun 125 SP dan Axelo

Pun begitu dengan penggunaan ring piston bawaan asli yang dirasa masih cukup. Harga tentu tak melonjak tinggi, piston saja cukup mengeluarkan uang Rp 150 ribu, plus tambahan ongkos kerja Rp 250 ribu. Tapi tenang, ongkos kerja sudah termasuk pekerjaan lainnya loh. Apalagi bentuk kepala piston mesti sedikit dicoak supaya enggak mentok dengan klep.

Selesai pasang piston, kem aslinya di-custom alias mengalami proses pembubutan sebanyak 1 mm. Ongkosnya cukup Rp 200 ribu. Kompresi sudah tinggi, dengan kem berdurasi lebih besar, alhasil Choky harus menyesuaikan debit bahan bakar yang masuk ke ruang bakar. “Ganti spuyer standar ukuran 15/100 jadi 17,5/102,5 untuk mengimbangi tenaga mesin yang lebih besar,” sambung mekanik asli Betawi ini.

Kelar urusan internal mesin, giliran perangkat lain deh yang dibenahi. Pikir punya pikir, bensin masuk lebih banyak dengan jeroan mesin meningkat. Tentu butuh saluran buang lebih plong buat menyalurkan tenaga mesin lebih optimal. Knalpot rakitan SKR model terompet seharga Rp 150 ribu kini menghuni kolong (gbr.2).

Oiya, tak hanya main di sektor pembangkit tenaga. Part pendukung lain pasti enggak ketinggalan ikut masuk paket hemat Ultraspeed. “Supaya pengapian lebih optimal, ganti pakai BRT Neo Hyperband seharga Rp 400 ribu, jadi api busi nurut sebesar apapun kapasitas mesin,” ulas mekanik yang rajin tertawa ini.

Hasil pengukuran tenaga standar sebesar 7,02 dk/7.770 rpm kini menjadi 11,02 dk/9.427 rpm (gbr.3). Efeknya, Robby lebih nyaman putar gas berkat lonjakan tenaga sebesar 4 dk!

(Source : MyMotobike dot com)

About these ads

Written by irving

22 November 2012 at 19:59

Posted in Motor

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. @ULTRASPEED : saya punya shogun fd 125 sp ’2006, waktu untuk pengerjaannya butuh waktu brp lama bos ?

    anto

    28 May 2013 at 19:49


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: